Tekad PSOI Majukan Olahraga Surfing di Indonesia

JAKARTA – eXtremeINA.com    Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] adalah induk organisasi atau Pengurus Besar olahraga surfing di Indonesia. Selaku ketua PB PSOI, Arya Subyakto bercita-cita ingin membawa olahraga surfing ini berkembang dalam beberapa porsi, mulai dari prestasi atlet di kancah Internasional, selalu sukses dalam menggelar event baik itu skala Nasional ataupun Internasional, olahraga surfingbanyak digemari oleh anak-anak muda sebagai bentuk regenerasi, dan Pemerintah daerah hingga pusat semakin mengakui keberadaan PB PSOI.

Hingga saat ini PB PSOI sendiri masih dalam proses menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia [KONI], namun PB PSOI telah diakui oleh International Surfing Association [ISA] dan juga World Surf League[WSL] selaku induk Federasi Surfing Internasional. Pada kesempatannya Ketua PB PSOI Arya Subyakto mengatakan, “Syarat menjadi anggota KONI adalah memiliki 50% dari jumlah propinsi di Indonesia yang jumlahnya terdiri dari 34 propinsi, dan PB PSOI sendiri baru memiliki 15,” Namun fakta yang dipaparkan oleh Arya Subyakto, “Walaupun Indonesia dikenal sebagai destinasi terbaik untuk bermain surfing oleh para surfer top dunia kenyataannya tidak semua propinsi di Indonesia memiliki pantai dan ombak yang dapat dijadikan spot untuk bermain surfing,” jelasnya.

Cara lain agar PB PSOI diakui oleh KONI adalah dengan dipertandingkan olahraga surfing di kejuaraan multi-event seperti Asian GamesSea Games 2019 Philippines, dan Olimpiade 2020. Namun sangat disayangkan yang awalnya olahraga surfing akan dipertandingkan dalam Asian Games 2018lalu, akhirnya gagal terealisasi akibat alasan yang tidak jelas.

Pada tahun 2019 ini nampak adanya angin segar dalam kemajuan olahraga surfing di Indonesia, lantaran akan dipertandingkannya cabor surfing se-Asia Tenggara bertajuk Sea Games 2019. Dipertandingkannya cabor Surfing di ajang multi event tersebut tidak lepas dari peran penting PB PSOI yang mendorong Asosiasi Surfing Filipina untuk meyakinkan Pemerintahnya. Jika nantinya Tim Nasional [Timnas] Surfing Indonesia mampu berjaya di ajang tersebut, maka dipastikan olahraga surfing di Indonesia beserta dengan PB PSOI nya semakin diakui keberadaanya oleh Pemerintah seperti Kementrian Pemuda dan Olahraga [KEMENPORA], Komite Olahraga Nasional Indonesia [KONI], Komite Olimpiade Indonesia [KOI], media nasional dan juga masyarakat Indonesia.

Sejatinya banyak sekali hal positif yang dilakukan oleh pengurus PB PSOI untuk membuktikan keberadaanya dan juga eksistensinya, misalnya adalah pada tahun 2018 yang lalu hingga saat ini berjalan pengurus terus melakukan pendekatan dengan Kementrian Pariwisata [KEMENPAR], WSL dan juga Bupati untuk merancang program pertandingan WSL tahun 2019 di Indonesia. Langkah semacam ini jelas, karena PB PSOI berharap KONI menyadari bahwa Indonesia sudah memiliki induk organisasi olahraga surfing yang aktif, memiliki atlet yang cukup berprestasi di kancah Internasional sehingga siap membentuk skuad Timnas yang kuat untuk berjuang di Sea Games 2019 Philippines ataupun Olimpiade 2020.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com / Berbagai Sumber

 

#waves #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #championship #indonesia #KOI #KONI #KEMENPAR #KEMENPORA #PSOI #surf #surfer #surfing #surfingindonesia #WSL #2019SeaGames #2020OlympicGames

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: