Aksi dari Divisi Master menjadi sorotan utama di hari kedua Quiksilver Open West Java 2012.

Made Lapur
Photo by. Tim Hain – ISC

15 Juni 2012, Cimaja-Jawa Barat: Para peserta Divisi Master (di atas 35 tahun) menunjukan aksinya hari ini di hari kedua Quiksilver Open West Java di pantai Cimaja hari ini, dan seperti yang diharapkan sebelumnya, peningkatan gelombang hari ini mencapai 4-5 kaki  nyaris mencapai garis bebatuan, hal ini memberikan para peselancar ombak yang hebat untuk dijajal.

Round 1 dari total 4 heat dimulai pada pukul 8:00 pagi , dengan total peselancar 16 peserta yang berasal dari Indonesia, Thailand, dan USA berkompetisi dengan cara yang memukau bahkan nyaris mendekati sempurna. Ketut Juliarta yang berasal dari Bali, Sujari yang merupakan lokal Cimaja, dan Edis (kakak laki-laki Dede Suryana) menunjukan aksi yang sangat memukau, dan saat babak semifinal di sore harinya  telah selesai, mereka menempati posisi 4 finalis bersama dengan Made Lapur yang merupakan legenda dari Uluwatu (Bali). Putaran final untuk Divisi Master akan dilaksanakan hari Minggu tanggal 17 Juni nanti.

Round 2 dari Divisi Pria Terbuka juga telah selesai hari ini, diisi dengan hal-hal yang sesuai dengan ekspektasi juga beberapa kejutan lainnya.

Di Heat 1 diisi oleh juara Coca-Cola ISC 2011 – Marlon Gerber, yang mengawali dengan lambat, berlanjut agak terlalu keras dan tidak seperti biasanya jatuh di beberapa ombak-ombak pertamanya, tetapi menjelang di tengah kompetisi setelah mendapatkan tekanan dari Angga Mardiana, dia kembali menemukan iramanya dan berhasil mendapatkan skor 7  dimana posisinya langsung memimpin di heat-nya. “Dalam 1 tahun ini saya tidak pernah berhasil sampai ke Round 2 ” ucap Gerber, “Jadi, mungkin saya merasa adanya sedikit tekanan. Ombaknya sendiri sangat menyenangkan, dan saya berusaha untuk dapat melewatinya, karena saya tetap ingin berselancar!”

Angga Mardiana dan Agus Frimanto yang berasal dari Lembongan (Bali) menunjukkan hasil kompetisi yang luar biasa di heat mereka hari ini, melebihi ekspektasi yang diucapkan kemarin oleh Sachan, salah satu juri. Mardiana menyelesaikan heat-nya hanya selisih 1 poin dibawah dari total yang didapat oleh Gerber, yaitu 10.65 melawan  11.60, Frimanto berhasil mengalahkan Andre Julian dan Suparman yang merupakan peselancar lokal Cimaja, juga Ketut Juliarta yang berhasil memperoleh skor tertinggi 13.25 (dari 20)

Mereka akan mencoba keberuntungan mereka besok bertanding melawan peselancar-peselancar unggulan di Round 3, dengan Ardiana di heat 1 melawan juara dua kali Coca-Cola ISC Lee Wilson, Soma Warsoma, dan Agus Setiawan, dan Frimanto berhadapan dengan Darmaputra Tonyo, Putu Anggara , dan Dedi Santoso.

Beberapa peselancar lokal Cimaja bernasib baik hari ini , diantaranya anak didik Dede Suryana yaitu Deden Sutendi, bersama-sama dengan Asep Pahruroji, Sujari, dan Ruslandi. Besok mereka akan mendapatkan kesempatan untuk melawan peselancar terbaik Asia, semoga mereka berhasil.

Sebagai bagian dari program “‘Keepin’ It Green” dari Coca-Cola ISC Tour, Quiksilver bersama-sama dengan ROLE Foundation, GUS, dan penduduk lokal Cimaja telah membuat program pembersihan pantai dimana Tony Sruntul dari Quiksilver dan Curtis Lowe dari ROLE Foundation setiap harinya memimpin kelompok anak-anak sekolah dan memberikan pengarahan soal isu-isu lingkungan seperti mengumpulkan dan memisahkan sampah, dan kemudian memberikan hadiah untuk mendorong mereka untuk melanjutkan kegiatan ini.

Program ini telah dimulai sejak kemarin dan anak-anak dibagi menjadi dua tim dan diberi dua tas terpisah, satu untuk sampah organik dan yang lainnya untuk plastik. Pada akhir periode pengumpulan selama 1-jam, anak-anak telah mengumpulkan tumpukan sampah seberat 125 kilogram!

Hari ini beberapa anak dari Sekolah Madrasah berpartisipasi di pantai dan mengumpulkan sampah seberat 70 kilogram. Semakin hari akan semakin sulit untuk menemukan sampah sehingga berat sampah yang terkumpul akan berkurang, dan pada akhir dari Quiksilver Open West Java, Pantai Cimaja akan menjadi bersih!

“Anak-anak sekolah ini begitu bersemangat untuk datang ke sini dan setelah melihat pantai yang bersih,” kata Curtis Lowe. “Saya tahu bahwa Quiksilver dan Coca-Cola datang ke sini selama beberapa tahun belakangan ini dan melakukan kegiatan bersih-bersih, dan dari apa yang saya lihat dari antusias  anak-anak itu sekarang, upaya-upaya sebelumnya jelas memiliki dampak positif.”

Bersama dengan hadiah yang diberikan untuk peserta dengan kantong terberat pengumpulan sampah, semua anak menerima buklet kartun instruksi yang spesial dirancang oleh Yayasan GUS yang berada di Bali untuk mengajar anak-anak tentang kesehatan mereka dan lingkungan.

Esok hari menjanjikan untuk terjadi aksi epik kembali karena peselancar terbaik di Asia bersaing di putaran 3 dan 4, lihat terus aksi secara online di http://www.isctour.com/events/quikwestjava dan di Facebook ISC dan Quiksilver Indonesia, bisa dilihat skor terkini dan hasil kompetisi , press release, foto, dan video highlights setelah kompetisi hari itu berakhir.

Quiksilver Open West Java 2012 is disponsori oleh Quiksilver Indonesia dan pemerintah Jawa Barat, didukung oleh  Jim Beam, Planet Surf, BII, Augusta Hotel, Desa Resort, Rolling Stone Café, and Coca-Cola Amatil Indonesia, dengan media partner : Juice, Trax, FHM, Fitness For Men, Surfersvillage.com, Alam TV Bali, SurfTime, Magic Wave, Baliwaves.com, Balibelly.tv, Lines, RVM, and the Outdoor Channel, and assisted in the Coca-Cola ISC “Go Green” program by GUS, the ROLE Foundation, and Climate Wave.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: